Universitas BSI Gelar Seminar Praktisi Multimedia

| January 28, 2018 | 0 Comments

BEP and Dwiza di UBSI

UNIVERSITAS BSI Bandung (UBSI) menggelar seminar nasional dan pembentukan Asosiasi Profesi Multi Media Indonesia (APMMI) bertajuk “Peran Strategis Akademisi & Praktisi Multimedia & Komputer dalam Menjawab Tantangan Global” di Aula Kampus UBSI Bandung, Antapani, Jumat (26/1/2018).

Seminar nasional ini dibuka langsung oleh Rektor UBSI, Dr. H. Purwadhi, MPd, dan menghadirkan pembicara yang memang ahli dibidangnya.

Wakil Rektor I, yang juga Narasumber pertama seminar, Dr. Dwiza Riana, MM., MKom. mengatakan, pihaknya mengambil 4 outline pendidikan nasional yaotu mengangkat tentang tantangan global jaman now, Inovasi ekosistem pendidikan, Lima pengajaran akademisi dan Inovasi era destruktif Karena semua perubahan jaman ini, dimana semua teknologi masuk kedalam lini kehidupan.

“Kita yang hidup dijaman now, harus lebih peka terhadap perubahan komunikasi, informasi  dan teknologi. Dengan begitu, kami menekankan bagi para dosen dan pengajar, jangan cepat puas apa yang telah dimiliki saat ini. Teruslah menggali potensi yang ada di dalam diri masing-masing, agar skill terus bertambah,” katanya.

Seminar ini sangat baik untuk perguruan tinggi, katanya, bahkan pemerintah sendiri sangat membutuhkan untuk pemeringkatan perguruan tinggi (PT). Sekarang dengan era destruktif ini, semua perguruan tinggi baik dalam negeri maupun luar negeri memiliki kesempatan yang sama membuka cabangya. Tentunya, untuk mengembangkan potensi menggaet para mahasiswanya di Indonesia, akhirnya muncul sebagai pilihan masyarakat.

“Ya, di sini selain para mahasiswa juga para dosen sangat dituntut untuk meningkatkan kualifikasinya. Dosen harus memiliki reputasi dalam bidang penelitian dan riset, menulis jurnal yang terindeks di google scholar, Schopus dan Typo. Tentunya yang punya reputasi akan meningkatkan nilai indek yang tinggi. Dengan begitu secara tak langsung nilai PT tersebut juga akan naik,” ujar Dwiza.

Sementara itu, Ketua Umum APMMI pusat yang juga narasumber, Bambang Eka Purnama, MKom. menjelaskan, seminar ini tak lain adalah integrasi multimedia dan internet untuk dunia pendidikan, sangat baik bagi kalangan akademisi. Memang mayoritas kalangan akademisi yang hadir, namun terdapat pula praktisi, industri dan komunitas drone.

“Kami sangat senang Universitas UBSI menggelar seminar multimedia dan internet ini. Selain seminar kami juga ingin membentuk APMMI wilayah Jawa Barat, yang saat ini belum ada. Dengan adanya Asosiasi ini, sbagai wadah para pelaku multimedia, praktisi, industri, kampus sekolah  dan komunitas drone ini dapat terwadahi,” jelasnya.

Sejauh ini pelaku multimedia di Indonesia ini, katanya, telah banyak yang bekerja namun berjalan sendiri-sendiri akan terasa berat. Kalau ada Asosiasi bisa saling kumpul, silaturahmi, tukar pikiran hingga sertifikasi. Bagi yang punya serfikasi nanti jauh lebih mudah bila nanti menghadapi dunia industri baik nasional maupun internasional.

“Sertifikat dari APMMI ini seperti grafis, videografi, fotografi, animasi, pilot drone dan hak intelektual (HAKI). Tentunya, harus diuji lebih dulu sesuai tahapan yang telah ditetapkan, baru nanti diterbitkan sertifikat yang telah standar nasional dan internasional,” papar Bambang.

Untuk jumlah anggota APMMI, lanjut Bambang, di Indonesia memang belum terlalu banyak yakni baru 500 anggota. Kini baru tersebar di Jawa Tengah, Jawa Barat, Aceh, Mataram dan lain-lain.

“Awal APMMI ini, tadinya hanya untuk keperluan Akreditasi. Kini, berkembang untuk kepentingan perguruan tinggi seperti naik pangkat, sertifikasi dosen, support jurnal dan conference, mendampingi penerbitan Jurnal di Institusi lain, pengajuan HAKI dan menguji UPK atau UKK di SMK multimedia dan broadcast,” ujarnya. (Krisbianto).**

Editor: Brilliant Awal

Universitas BSI Gelar Seminar Praktisi Multimedia

Tags: , , , , , , ,

Category: Workshop & Seminar

About the Author ()

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *